Ayam cincane merupakan salah satu sajian khas dari Kalimantan
yang memiliki cita rasa yang sangat menggoda selera. Dibuat dari ayam yang dimasak dengan bumbu rempah khas Kalimantan, ayam cincane menawarkan rasa pedas, gurih, dan kaya akan rempah. Artikel ini akan membahas lebih dalam tentang sejarah, cara pembuatan, serta kenikmatan yang diberikan oleh ayam cincane.
Sejarah dan Asal Usul Ayam Cincane
Ayam cincane berasal dari Kalimantan Selatan, khususnya di wilayah Banjar. Hidangan ini telah ada sejak lama dan menjadi salah satu makanan yang paling terkenal di sana. Cincane sendiri berasal dari kata “cincang” yang berarti memotong atau mencincang bahan makanan menjadi potongan kecil. Dalam hal ini, ayam cincane dibuat dengan cara memotong ayam menjadi bagian-bagian kecil, lalu dimasak dengan berbagai bumbu khas daerah tersebut.
Pada awalnya, ayam cincane disiapkan sebagai hidangan untuk acara-acara khusus atau perayaan. Namun, seiring berjalannya waktu, masakan ini mulai dikenal oleh masyarakat luas dan menjadi bagian dari menu sehari-hari. Keunikan ayam cincane terletak pada penggunaan rempah-rempah yang melimpah, seperti cabai, kunyit, dan serai, yang memberikan rasa yang khas dan menggugah selera.
Proses Pembuatan Ayam Cincane yang Lezat
Membuat ayam cincane memerlukan beberapa langkah dan bahan-bahan yang mudah ditemukan di pasar tradisional. Berikut adalah cara umum untuk membuat ayam cincane:
Bahan-bahan yang Diperlukan:
1 ekor ayam, potong kecil-kecil
5 siung bawang merah
3 siung bawang putih
5 buah cabai merah
3 buah cabai rawit (sesuai selera)
1 ruas kunyit
1 batang serai, memarkan
2 lembar daun jeruk purut
1 sendok teh garam
1 sendok teh gula merah
1 sendok makan air asam jawa
Minyak untuk menumis
Langkah-langkah Pembuatan:
Menyiapkan Bumbu Halus: Haluskan bawang merah, bawang putih, cabai merah, cabai rawit, dan kunyit menggunakan cobek atau blender hingga halus.
Menumis Bumbu: Panaskan minyak dalam wajan, lalu tumis bumbu halus bersama dengan serai dan daun jeruk purut hingga harum dan matang.
Memasak Ayam: Masukkan potongan ayam ke dalam wajan, aduk rata, dan masak hingga ayam berubah warna.
Menambahkan Bumbu Lain: Tambahkan garam, gula merah, dan air asam jawa ke dalam wajan. Aduk rata, lalu masak hingga ayam empuk dan bumbu meresap ke dalam daging ayam.
Proses Penyajian: Setelah ayam matang dan bumbu meresap, angkat dan sajikan ayam cincane dengan nasi hangat. Ayam cincane juga dapat disajikan dengan lalapan atau sambal sebagai pelengkap.
Kenikmatan Ayam Cincane yang Menggugah Selera
Ayam cincane memiliki rasa yang pedas, gurih, dan sedikit asam berkat penggunaan bumbu rempah seperti cabai, kunyit, dan air asam jawa. Rasa pedas yang dihasilkan oleh cabai rawit memberikan sensasi hangat di lidah, sementara bumbu rempah lainnya memberikan kedalaman rasa yang khas. Daging ayam yang empuk dan bumbu yang meresap sempurna membuat setiap suapan ayam cincane terasa sangat lezat dan memuaskan.
Kombinasi rasa pedas, gurih, dan sedikit manis dari gula merah menjadikan ayam cincane sebagai hidangan yang nikmat dan cocok untuk dinikmati dalam berbagai kesempatan, baik saat makan siang atau makan malam bersama keluarga. Tak heran apabila ayam cincane menjadi salah satu hidangan favorit yang sangat digemari di Kalimantan dan semakin dikenal oleh masyarakat Indonesia secara luas.