Gravlax atau Lravad Lax: Hidangan Tradisional Swedia yang Segar dan Lezat

Gravlax, atau kadang juga disebut dengan Lravad Lax,

adalah sajian tradisional dari Swedia yang terbuat dari salmon mentah yang diawetkan menggunakan campuran garam, gula, dan rempah-rempah. Hidangan ini terkenal karena kesegarannya dan teksturnya yang lembut. Gravlax telah menjadi salah satu hidangan ikonik Swedia yang sangat disukai, baik di dalam negeri maupun internasional. Sering disajikan sebagai pembuka atau di atas roti tipis dengan saus mustard khusus, Gravlax menawarkan pengalaman kuliner yang unik dan menggugah selera.

Sejarah dan Asal Usul Gravlax

Gravlax berasal dari Swedia dan memiliki sejarah panjang dalam tradisi kuliner Skandinavia. Nama “Gravlax” berasal dari kata “grav” yang berarti kuburan atau lubang dan “lax” yang bermakna ikan salmon. Di masa lalu, para nelayan Swedia mengubur salmon di pasir dingin untuk mengawetkannya selama musim panas. Ikan yang terubur akan terfermentasi dengan campuran garam, gula, dan rempah-rempah, menciptakan rasa khas dan tekstur yang lembut.
Walaupun teknik pengawetan ikan dengan metode ini sudah jarang digunakan, Gravlax tetap menjadi elemen penting dalam budaya kuliner Swedia dan masih disajikan dalam berbagai perayaan, seperti Midsummer dan Natal. Hidangan ini juga sangat popular di negara-negara Skandinavia lainnya seperti Norwegia, Denmark, dan Finlandia.

Bahan-Bahan Utama dalam Gravlax

Gravlax terdiri dari bahan-bahan yang cukup sederhana, namun cara pengolahannya yang tepat memberikan rasa kaya dan menggugah selera. Berikut adalah bahan-bahan utama yang digunakan dalam pembuatan Gravlax:
Ikan salmon segar: Pilih salmon segar berkualitas baik, tanpa duri.
Garam: Garam merupakan bahan utama dalam proses pengawetan dan memberikan rasa umami pada Gravlax.
Gula: Gula menambah rasa manis yang seimbang dengan asin dari garam.
Rempah-rempah: Seperti lada hitam dan biji ketumbar yang ditumbuk kasar untuk memberikan aroma khas.
Dill: Tanaman herbal ini adalah bahan utama yang memberikan aroma segar pada Gravlax.

Cara Membuat Gravlax di Rumah

Penyajian yang Segar dan Lezat
Gravlax terkenal karena kelembutan daging salmon yang diawetkan dengan campuran bumbu, menciptakan rasa yang segar dan halus. Hidangan ini tidak memerlukan proses memasak panas, menjadikannya sangat segar dan penuh cita rasa alami dari salmon.
Mudah Dibuat dan Digunakan Sebagai Hidangan Pembuka
Satu alasan mengapa Gravlax sangat populer adalah karena kemudahannya dalam pembuatan. Proses utama pembuatan Gravlax melibatkan pengawetan ikan dengan garam dan gula, yang cukup sederhana untuk dilakukan di rumah. Selain itu, Gravlax juga bisa disajikan dengan cara yang kreatif, seperti di atas roti gandum, kerupuk, atau sebagai topping salad.
Menyediakan Alternatif Sehat dan Bergizi
Gravlax adalah hidangan yang sangat sehat karena salmon kaya akan omega-3 yang bermanfaat untuk kesehatan jantung dan otak. Selain itu, karena tidak melalui proses pemasakan, Gravlax mempertahankan sebagian besar nutrisi alami ikan, menjadikannya pilihan yang bergizi.

Cara Membuat Gravlax di Rumah

Bahan-bahan:
1 kg fillet salmon (dengan kulit, tanpa duri)
100 gram garam kasar
100 gram gula pasir
2 sendok makan biji ketumbar, ditumbuk kasar
1 sendok teh lada hitam, ditumbuk kasar
1 ikat dill segar, cincang kasar
1 sendok makan alkohol (seperti vodka atau aquavit, opsional)
Langkah-langkah:

Siapkan Ikan Salmon: Bilas ikan salmon dengan air dingin dan

pastikan ikan tersebut tidak mempunyai duri. Tempatkan fillet salmon di atas permukaan yang datar.
Buat Campuran Garam dan Gula: Campurkan garam, gula, biji ketumbar, dan lada hitam dalam sebuah wadah. Lakukan pengadukan hingga merata.
Oleskan Campuran pada Ikan: Sebarkan campuran garam dan gula secara merata di kedua sisi ikan salmon. Tambahkan dill segar di atasnya.
Bungkus Ikan dengan Plastik: Bungkus ikan dengan plastik pembungkus dan pastikan agar rapat. Tempatkan di dalam wadah atau loyang dan tutup dengan rapat.
Penyimpanan dan Pengawetan: Simpan ikan dalam kulkas selama 48 hingga 72 jam. Selama proses pengawetan, balikan ikan setiap 12 jam untuk memastikan bumbu terlapisi dengan rata.
Sajikan: Setelah ikan diawetkan, angkat dan iris ikan salmon menjadi potongan tipis. Sajikan dengan roti gandum atau kerupuk, dan tambahkan saus mustard atau hiasan dill segar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *